JAKARTA - Politikus senior Partai Golkar Akbar Tandjung mengatakan bahwa sebaiknya rencana DPR untuk merenovasi ruang rapat Badan Anggaran (Banggar) yang menelan biaya hingga Rp20 miliar harus ditinjau ulang. Menurutnya, penggunaan anggaran belanja negara harus dilakukan dengan tepat dan bisa dipertanggungjawabkan.
"Kita harus menggunakan anggaran belanja negara dengan tepat sesuai dengan kebutuhan dan penggunaannya harus dilakukan secara terbuka, transparan dan akuntabilitas, artinya bisa dipertanggungjawabkan," ujar Akbar Tandjung di kediamannya Jalan Purnawarman Nomor 18, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (21/1/2012) malam.
Akbar mengatakan bahwa biaya renovasi ruang kerja Banggar tersebut terlalu tinggi. "Kalau kita lihat dari segi opini secara umum, Rp20 miliar untuk fasilitas ruang Banggar tentu tinggi sekali. Oleh karena itu, saya berharap agar rencana tersebut dilihat lagi, dari segi kebutuhannya yang menjadi ukuran," jelasnya.
Menurutnya, biaya renovasi kebutuhan dan fungsi ruang kerja tersebut tentu harus disesuaikan dengan kondisi bangsa saat ini yang menghendaki agar para pejabat publik tidak bermewah-mewah.
"Kebutuhan dan fungsinya tentu harus sesuai kehidupan masyarakat kita yang menghendaki agar jangan kita bermewah-mewah," ungkapnya. (sus)
Sumber:http://news.okezone.com/read/2012/01/22/339/561338/akbar-dpr-harus-pertanggungjawabkan-ke-rakyat