Friday, December 6, 2013
Sebelum pingsan, Angie menangis saat tiba di KPK
Jakarta (ANTARA News) - Mantan Anggota DPR RI, Angelina Patricia Pingkan Sondakh atau Angie menangis ketika dikerumuni wartawan saat tiba di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat siang, sebagai saksi pada kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) pembelian saham PT. Garuda.
Setelah diperiksa KPK selama sekitar lima jam, Angie pingsan di mobil tahanan.
Angie tiba di gedung KPK dengan berderai air mata, ia langsung masuk ke ruang steril KPK tanpa berkomentar apapun kepada wartawan.
Mantan Putri Indonesia 2001 itu terlihat berambut pendek dan sangat tertekan.
KPK juga memeriksa anggota Komisi I dari fraksi Partai Demokrat Mirwan Amir dan anggota Komisi X dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan I Wayan Koster.
Tersangka dalam kasus ini merupakan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin.
Ia diduga menyamarkan uang hasil kejahatan dengan membeli saham Garuda senilai Rp300,8 miliar dari hasil korupsi pemenangan PT Duta Graha Indah sebagai pelaksana proyek Wisma Atlet SEA Games 2011.
Angie saat ini tengah menjalani vonis dari perkara korupsi anggaran di Kementerian Pendidikan Nasional dan Kementerian Pemuda dan Olahraga.
Mahkamah Agung (MA) memperberat vonis Angie menjadi 12 tahun penjara dan denda hingga Rp39 miliar.
Vonis ini jauh lebih berat dari putusan pengadilan negeri Tindak Pidana Korupsi yang hanya mengganjar Angelina Sondakh 4,5 tahun penjara.
Editor: Unggul Tri Ratomo
COPYRIGHT © 2013
sumber: http://www.antaranews.com/berita/408338/sebelum-pingsan-angie-menangis-saat-tiba-di-kpk
Popular Posts
-
Hubungan erat Lippo Group dengan Partai Demokrat AS (Bill Clinton dan Hillary) Tweet from @ratu_adil ----------------------------- @ratu_adi...
-
JAKARTA (Suara Karya): Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dituding berusaha mendongkrak citra dan popularitas pemerintahannya yang terus an...
-
Jakarta (ANTARA News) - Mantan Anggota DPR RI, Angelina Patricia Pingkan Sondakh atau Angie menangis ketika dikerumuni wartawan saat tib...
-
Transaktual. Tidak hanya menyalahi aturan, DPR meminta dana bansos juga dinilai sarat dengan kepentingan politis. Pengamat ekonomi dari Ins...
-
Merdeka.com - Komisi Yudisial (KY) telah membentuk tim panel untuk menelusuri dugaan perselingkuhan antara hakim berinisial ES yang ber...
-
Jakarta - Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto heran dengan mahalnya biaya renovasi ruang Badan Anggaran (...
-
Foto: dok. Okezone RASANYA kelakuan para wakil rakyat kita semakin menjadi...
-
KOMPAS.com — Partai Demokrat sekarang berada di persimpangan jalan, berada dalam situasi kritis. Bukan tidak mungkin, jika salah membuat ...
-
YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Kepala Pusat Kajian Anti Korupsi (Pukat) UGM Zaenal Arifin Mochtar SH LLM mengaku, tidak yakin pemberantasan ...
-
Yogyakarta - Pemilu 2014 tinggal dua tahun lagi. Tahun 2012 semua partai politik mulai melakukan pemanasan. Oleh karena itu, Pusat Kajian An...